
25 maret 2012, waktu itu dengan tiba-tiba FB saya rame dengan chating yang masuk, salah satunya datang dari teman seperjuangan pada masa KKN dulu. "pak, ayo sabtu munggah nang gunung ungaran" kalo tidak salah seperti itu bunyi chatingnya. sayapun menjawab dengan jawaban sangat tegas "ayoo..!!!'. Setelah obrolan berlanjut, kita seketika itu juga langsung memberikan kabar kepada teman-teman lain yang tertarik untuk ikut. singkat cerita singkat kata, akhirnya sudah masuk pada hari sabtu tertanggal 31 maret 2012, dimana hari itu adalah hari hot nasional karena rame diperbincangkan tentang kenaikan harga BBM. rencana berangkat jam setengah satu siang dari kos, tetapi dasar orang indonesia kalo gak mulur gak rame, ya akhirnya berangkat jam setengah 2 dari kos. 5 personil termasuk saya langsung capcus berangkat ke tujuan pendakian paling "menantang", yaitu mendaki gunung paling menonjol dikota/kabupaten semarang, Gunung ungaran namanya. sebelum berangkat ke puncak gunung, kita mampir di tempat penyewaan tenda. sampelah pada tempat penyewaan tenda sekitar jam 2 siang, molor sampe jam 15.45 WIB nunggu pemilik persewaan datang. jadilah berangkat dari kota semarang sekitar jam 4 sore. selama perjalanan dari kota semarang sampai gerbang bascamp pertama di desa Medini, alhamdulillah tidak ada kendala berarti, tetapi masuk perjalanan dari Medini menuju Promosan atau Bascamp terakhir menuju puncak, perjalanan sangat menantang. layaknya seorang pendaki, seharusnya perjalanan baru dikatakan menantang setelah pake kaki dan naik menuju puncak gunung, tetapi kali ini berbeda, masih naik kendaraan bermotor saja perjalanan sudah sangat menantang. kata "menantang" merujuk pada teorynya 4 personil yaitu Ugi, Gigih, Wawan dan Cipto, kalo menurut saya si biasa-biasa saja (sombong sitik) maklum, sikuning memiliki kadar mesin 160 cc , double silinder dan akselerasi dari 0-100 km/jam hanya butuh watu 2 jam ditambah lagi kejantanan telah teruji dimedan berat. jika menurut mereka si itu medan barbahaya sekali. si merah punyanya Wawan malah sempat berciuman sama batu jalan, kasian sekali nasibnya Jokowi alias paidin atau panggilan asyiknya adalah (wawan) pada waktu itu. sekitar 40 menit perjalanan ditempuh dari Bascamp medini meuju bascamp promasan, sehingga total perjalanan sekitar 2 jam. karena waktu mau mendaki sudah masuk waktu maghrib, maka kita sebagai muslim yang to'at ya sholat maghrib dulu di masjid promasan. setelah selesai sholat, kita berdoa bersama untuk kelancaran pendakian pada waktu malam itu. nah ini cerita yang kita tunggu-tunggu. tunggu kelanjutannya ya. saya tau kalian males baca terlalu banyak..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar